Sabtu, 30 Oktober 2010

laporan PPL (praktik pengalaman lapangan)

PENGESAHAN

Laporan praktik pengalaman lapangan mahasiswa program studi ekonomi islam jurusan syari’ah STAIN kudus tahun akademik 2010 yang dilaksanakan pada tanggal 03 Juli s/d 04 Agustus telah dianggap telah memenuhi persyaratan sebagaimana telah dijelaskan dalam buku pedoman praktik pengalaman lapangan prodi ekonomi islam jurusan syari’ah STAIN kudus dan diterima serta disahkan sebagai salah satu syarat program studi.

Dosen Pembimbing STAIN Kudus Kudus, 09 Agustus 2010

Karebet Gunawan, SE. MM

……………………………. (………………………)

NIP. 197106252006 041009 Muhamad Firdaus

Dosen Pembimbing BMT 1

Agus Musyadat, A. Md

………………………

Dosen Pembimbing BMT 2

Ali Hamdan, SE

……………………

Mengetahui

Ketua Jurusan Syari’ah

Shobirin, S.Ag. M, Ag

NIP. 19720309 200003 1 003

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, atas puji dan syukur kehadirat allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga pada kesempatan ini penulis dapat menyelesaikan laporan praktik pengalaman lapangan (PPL) ini dengan lancar. Sholawat serta salam tidak lupa saya panjatkan kepada junjungan nabi kita muhammad SAW. Semoga kita termasuk golongan umatnya dan mendapatkan syafaatnya di yaumul kiyamah. Amiin………

Penyusunan laporan praktik pengalaman lapangan (PPL) di buat guna memenuhi syarat untuk menyelesaikan mata kuliah praktik pengalaman lapangan (PPL) pada program studi ekonomi islam jurusan syari’ah di STAIN kudus. Meskipun tidak dapat saya pungkiri ternyata bahwa dalam penyusunan laporan PPL ini penulis masih banyak mengalami kendala dan kekurangan, itu semata-mata karena dari keterbatasan penulis. Dalam penyusunan laporan PPL ini penulis sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan baik berupa moral, materiil maupun spiritual sehingga penyusunan laporan ini dapat terselesaikan. Untuk itu perkenankan penulis menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat :

1. Bapak Prof. Dr H Abdul Hadi MA selaku ketua STAIN kudus

2. Bapak Shobirin, S.Ag, M.Ag. selaku ketua jurusan syari’ah STAIN kudus.

3. Bapak Karebet Gunawan, SE.MM selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) lokasi di KSU BMT Bintoro Madani Demak.

4. Bapak Agus Musyadad, A,Md selaku pembimbing lapangan dan sekaligus manajer KSU BMT Bintoro Madani Demak.

5. Bapak Ali Khamdan, SE, selaku koord. pembiayaan yang selalu membantu

6. Kepada seluruh pengurus/karyawan dan staff yang ada di KSU BMT Bintoro Madani Demak yang telah memberikan informasi dan pengalaman

7. Bapak/Ibu dosen STAIN kudus yang telah memberikan informasi umum mengenai PPL sehingga penulis dapat melaksanakan dengan lancar.

8. Bapak dan ibuku yang tersayang dan tercinta yang telah memberikan do’a, bimbingan, kasih sayang serta dukungan baik berupa moril, maupun materiil sehingga penulis dapat melaksanakan PPL dan penulisan laporan

9. Kakak dan adikku serta keluarga besarku atas dukungan dan do’anya

10. Teman-teman senasib dan seperjuangan PPL di KSU BMT Bintoro Madani Demak yang telah membantu dan memberikan dukungan.

11. Semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada penulis dalam menyelasaikan laporan ini.

Teriring do’a semoga Allah SWT membalas budi baik bapak ibu dan semuanya. Amiin……

Akhirnya penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan laporan PPL ini masih jauh dari kesempurnaan, namun penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca serta bagi perekonomian syari’ah pada umumnya.

Kudus, 09 Agustus 2010

MUHAMAD FIRDAUS

NIM ; 207 096

DAFTAR ISI

Halaman Judul…………………………………………………………………..i

Halaman Pengesahan……………………………………………………………ii

Kata Pengantar………………………………………………………………….iii

Daftar Isi………………………………………………………………………..v

BAB I : Pendahuluan

  1. Latar Belakang…………………………………………………………6
  2. Ruang Lingkup………………………………………………………....8
  3. Tujuan dan Manfaat……………………………………………………8

Bab II : Pembekalan/ coaching

  1. Materi Coaching………………………………………………………..10
  2. Analisa Materi Coaching……………………………………………….11

Bab III : Pengamatan

1. Lapangan (tempat) Praktik Pengalaman lapangan

a. Nama instansi, Alamat dan sejarah berdirinya……………………..12

b. Struktur Organisasi…………………………………………………15

c. Ruang Lingkup wewenang dan mekanisme………………………..17

d. Prosedur danMekanisme…………………………………………....26

2. Hasil Pengamatan

a. Pengamatan tentang manajemen strategi…………………………..35

b. Pengamatan tentang manajemen keuangan………………………...36

c. Pengamatan tentang manajemen pemasaran……………………….37

d. Pengamatan tentang manajemen operasional………………………39

e. Pengamatan tentang system informasi manajemen………………..40

f. Pengamatan tentang manajemen sumber daya manusia…………...41

Bab IV : Analisis Hasil Pengamatan

  1. Analisis pengamatan tentang manajemen strategi……………………...43
  2. Analisis pengamatan tentang manajemen keuangan……………………44
  3. Analisis pengamatan tentang manajemen pemasaran…………………..45
  4. Analisis pengamatan tentang manajemen operasional………………….46
  5. Analisis pengamatan tentang system informasi manajemen……………47
  6. Analisis pengamatan tentang manajemen sumber daya manusia……….47

Bab V : Penutup

  1. Kesimpulan……………………………………………………………..50
  2. Saran……………………………………………………………………51
  3. Penutup…………………………………………………………………51

Bab VI : Lampiran – Lampiran……………………………………………...52

BAB 1

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Sejak berhasil berdirinya Bank Muamalat Indonesia (BMI) pada tanggal 1 November 1991 untuk terus tumbuh dan berkembang serta selamat dari badai krisis ekonomi yang terjadi sejak tahun 1997, telah mengilhami pemerintah untuk memberikan perhatian yang cukup dan mengaturnya secara lebih luas dalam undang-undang, serta memacu segera berdirinya bank-bank syariah yang lain baik dalam bentuk Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) maupun Windows Syariah untuk bank umum.

Kehadiran Bank Muamalat Indonesia, membuat masyarakat sadar akan pola hidup sesuai dengan nilai-nilai islam. Akan tetapi, operasionalisasi BMI kurang menjangkau usaha masyarakat kecil dan menengah. Sehingga mendorong munculnya sebuah lembaga keuangan syariah yang dapat menolong kelompok mayoritas yakni pengusaha kecil/ mikro. Lembaga yang tidak terjebak pada permainan bisnis untuk keuntungan pribadi, tetapi membangun kebersamaan untuk mencapai kemakmuran bersama. Lembaga tersebut adalah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT).

Secara harfiah/ lughowi Baitul Maal berarti rumah dana dan Baitul Tamwil berarti rumah usaha. Baitul maal wattamwll (BMT) adalah sebuah lembaga keuangan umat yang didirikan untuk mengemban dua fungsi sekaligus, yakni sebagai Baitul Maal dan sebagai Baituttanwill. Dari pengertian tersebut dapat ditarik pengertian bahwa BMT merupakan organisasi bisnis yang juga berperan sosial. Semua komponen masyarakat dapat berperan aktif dalam membangun sebuah system keuangan yang lebih adil dan yang lebih penting mampu lapisan pengusaha yang terkecil sekalipun.

Sebagai lembaga keuangan yang berorientasi sosial keagamaan yang kegiatan utamanya menampung serta menyalurkan harta masyarakat berupa zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan Al’Quran dan Sunnah Rasul. BMT juga berperan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan (simpanan) maupun deposito dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.

Kemudian dengan adanya Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Ekonomi Islam jurusan syariah merupakan suatu bentuk aktivitas perkuliahan kurikuler dengan desain tertentu yang bersifat praktis sebagai langkah perpaduan berbagai komponen pengajaran serta aplikasi dari berbagai teori – teori yang diterima dalam perkuliahan dengan praktik di lapangan. Praktik pengalaman lapangan (PPL) program studi ekonomi islam jurusan syariah, yang dilaksanakan di beberapa lembaga keuangan syariah.

Untuk itu dengan diadakan PPl yang bertempat di KSU Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bintoro Madani Demak diharapkan mahasiswa mempunyai bekal yang lebih dan mempunyai keberanian dalam mengahadapi persaingan yang semakin banyak di era globalisasi.

2. Ruang Lingkup

Dalam praktek pengalaman lapangan (PPL) ini yang menjadi obyek praktik adalah di KSU Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bintoro Madani Demak. Yang diharapkan dengan adanya kegiatan PPL ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui secara langsung baik segi cultural maupun structural kelembagaan secara operasional yang terjadi di KSU BMT Bintoro Madani Demak dan dapat mempratikkannya dalam realita lapangan. Agar bisa menyeimbangkan antara teori dengan realitas nyata di lapangan sudah sesuaikah teori yang didapatkan dengan realitas yang nyata di lapangan.

Bentuk dari kegiatan PPL ini dapat berupa latihan ketrampilan, kerja praktik, simulasi yang di rangkum dalam system pemagangan. agar sesuai dengan arah dan tujuan, maka bentuk praktik pengalaman lapangan (PPL) adalah : On job training, Pengamatan dan Analisis

3. Tujuan Dan Manfaat

Adapun tujuan dan manfaat kegiatan praktik pengalaman lapangan (PPL) ini adalah :

a) Tujuan

Praktik penglaman lapangan (PPL) bertujuan agar mahasiswa program studi ekonomi islam jurusan syari’ah STAIN kudus mendapatkan pengalaman praktis tentang aplikasi konsep-konsep syari’ah di berbagai bidang bisnis dan ekonomi guna mempersiapkan diri sebagai tenaga yang terampil dan professional serta dapat mengemban tugas yang berkaitan erat dengan prospek program studi ekonomi islam jurusan syariah kedepan.

b) Manfaat

1. Dengan mengamati dan melaksanakan aktifitas dalam lembaga dimana mahasiswa melakukan pemagangan diharapkan mahasiswa dapat menarik benang merah antara teori yang di terima di bangku kuliah dengan praktik di lapangan dan memperoleh pengalaman dini sebelum masuk dalam dunia kerja sesungguhnya.

2. Di harapkan juga dengan pola pemagangan seperti ini mahasiswa dapat memperoleh pengalaman empirik yang penuh masa problem riil yang membutuhkan skill pengambil keputusan/ penyelesainya segera, sehingga setelah mereka lulus dan bekerja dikemudian hari mahasiswa tidak merasa asing dengan pekerjaan.

3. Mengetahui segala sesuatu yang terdapat di dalam KSU BMT Bintoro Madani Demak, misalnya pada prosedur pemberian pinjaman/pembiayaan dan lain sebagainya.

BAB II

PEMBEKALAN/ COACHING

1. Materi Coaching

Materi tentang pembekalalan di laksanakan di STAIN kudus tepatnya di gedung Rektorat lantai tiga (3) yang disampaikan oleh Bapak Husni Mubarok, MM. tentang apa sajakah yang perlu dipersiapkan dalam pelaksanaan PPL dan tata tertip/ sopan santun yang harus di jaga, selanjutnya mahasiswa tinggal melaksanakan materi pembekalan di tempat instansi atau lembaga yang bersangkutan.

Materi pembekalan tidak hanya di berikan pada waktu berangkat ke instansi/lembaga yang bersangkutan, tapi juga sangat penting bagi peserta praktik pengalaman lapangan (PPL) pada tempat tujuan karena dalam menjalankan tugasnya langsung ke lapangan sehingga itu butuh pembekalan dari manajer ataupun dari pengurusnya yang lain di suatu lembaga keuangan tersebut. Setiap materi yang di sampaikan sangat membantu bagi peserta PPL. Oleh karena itu setiap materi yang di berikan memang harus di pahami dan di cermati oleh peserta PPL di lapangan agar sewaktu masuk kerja mahasiswa tidak kaget dengan dunia kerja khususnya di lembaga keuangan syari’ah.

Di KSU BMT Bintoro Madani Demak materi pembekalan pada peserta PPL di berikan langsung pada waktu awal sebelum bekerja dengan memperkenalkan produk-produknya dan juga di tempat bekerja pun peserta PPL juga di beri arahan atau diajarkan dalam bekerja. Dan juga manajer memberikan suatu pembekalan atau arahan motivasi yang berguna membantu peserta PPL khususnya di KSU BMT Bintoro Madani. Tidak hanya itu saja bahkan setiap 1 minggu sekali peserta PPL diroling atau pemindahan tempat ke cabang-cabang.

Setiap kali kalau ada masalah, manajer juga siap menjawab pertanyaan-pertanyaan atau kendala-kendala yang di hadapi peserta paraktik pengalaman lapangan (PPL) agar memabantu mahasiswa dalam menyelesaikan laporan PPL yang di tempatkan di KSU BMT Bintoro Madani Demak.

2. Analisa Materi Coaching

Berdasarkan uraian materi pembekalan diatas dapat saya (penulis) analisis bahwa materi tentang pembekalan sebelum langsung ke lapangan itu sangat penting dan berguna bagi para peserta praktik pengalaman lapangan (PPL) karena materi pembekalannya ada dua yang pertama di berikan pada waktu berangkat ke tempat tujuan, yang ke dua di berikan pada saat terjun ke lapangan. Setelah memahami materi ini dapat dipahami bahwa teori-teori yang di dapat di bangku perkuliahan itu lebih sulit setelah benar-benar terjun di lapangan atau aplikasikan di lapangan.

Di KSU BMT Bintoro Madani demak yang memberikan materi pembekalan langsung dengan manajernya yaitu bapak Agus Munajat, A.Md atau pengelolahnya Bapak Ali Hamdan, SE. materi pembekalan yang di berikan itu sangat membantu peserta PPL khususnya di KSU BMT Bintoro Madani demak. Agar mahasiswa lebih mengerti dan jelas memahami materi pembekalan. Dan juga selalu manejer memberika motivasi dan semangat kepada peserta praktik pengalaman lapangan (PPL) dalam menyelesaikan problem atau masalah di lapangan.

BAB III

PENGAMATAN

1. Lapangan (Tempat) Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)

A. Nama Instansi, Alamat dan Sejarah Berdirinya

Dengan adanya praktik pengalaman lapangan (PPL) yang telah di bagikan dan terjadwal bagi peserta PPL. Ahirnya saya (penulis) dengan apa yang dipelajari dibangku perkuliahan dan sesuai dengan program studi ekonomi islam jurusan syariah maka dengan kesempatan ini praktik pengalaman lapangan (PPL) saya (penulis) di tempatkan di koperasi serba usaha (KSU) di Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bintoro Madani Demak yang berlokasi di Komplek Pertokoan Tenbiring Jogo Indah Blok A No. 09- 11 DEMAK. Telp. (021) 694741, Fax (0291) 6904741.

Pada tahun 1998 berangkat dari LSM PINBUK (Pusak Inkubasi Usaha kecil) dimana INBUK ini di bawah YINBUK (Yayasan Inkubasi Usaha Kecil) yang di dirikan 3 lembaga besar yaitu Bank Muamalah Indonesia, MUI dan ICM. Tugas PINBUK yaitu membina dan menjalankan BMT. Para generasi muda di demak ikut dalam program P3T direkrut untuk di latih selama 7 bulan dan mendapatkan kompensasi/honor setelah itu P3T di harapkan untuk bisa mandiri, setelah tujuh bulan ahirnya terbentuklah beberapa Baitul Maal Wat Tamwil (BMT), salah satunya adalah KSU BMT Bintoro Madani Demak.

KSU BMT BIntoro Madani Demak merupakan lembaga keungan alternative yang di dirikan pada tanggal 25 mei 1999 dengan badan hokum berbentuk koperasi dengan No 08/BH/KDK.1103/XI/1998. badan hokum KSU BMT bintoro madani demak adalah berbentu koperasi bukan perbankan. Hal ini di sebabkan apabila KSU BMT bintoro madani demak menggunakan badan hokum perbankan, maka KSU BMT bintoro madani demak akan terjebak dalam beragai peraturan yang jusrtu akan menghambat perkembanagan BMT itu sendiri.

Pendirian KSU BMT binntoro madani demak tiak lepas dari peranan dan bantuan dompet duafa yang cukup andil dalam memerikan bantuan dana guna memperlancar pengoperasiannya. Adapun dana awal pendirian KSU BMT bintoro madani adalah Rp. 300.000,- yang kemudian di alokasikan untuk memenuhi kebutuhan pra operasionalnya seperti buku, tabungan dan membuat brosur.

Pada saat itu KSU BMT Bintoro Madani telah mencapai Rp. 4,5 milyar dengan kantor cabang-cabang dengan bukti penembanagn asetnya. Untuk itu KSU BMT bintoro madani menjadi lebih di kenal masyarakat. Perkembangan usaha KSU BMT Bintoro Madani mulai awal berdiri sampai sekarang sangat maju pesat. Hal ini terbukti bahwa sampai saat ini BMT Bintoro Madani sudah mempunyai 3 kantor pelayanan kas (kantor cabang), dan 1 kantor pusat. Dan rinciannya sebagai berikut :

Kantor Pusat di Komplek Pertokoan Tembiring Jogo Indah Blok A No. 09-11 DEMAK. Telp. (021) 694741, Fax (0291) 6904741

1. Kantor Cabang Wonosalam : Kios Pasar Wonosalam No. 62 (Depan Puskesmas) Demak (082 8280 549)

2. Kantor Cabang Jebor : Kios Pasar Jebor No. 7 Demak (082 82 805 486)

3. Kantor Cabang Buyaran : Jl. Raya Buyaran Demak (082 82 8054 85)

Sedangkan badan hukum KSU BMT bintoro madani adalah berbentuk koperasi dan manajemennya juga mengacu pada sistem koperasi dengan legalitas perijinan dari kementrian koperasi dan UKM RI, juga SIUP (No.614/11-02/PK/IX/2007) dan TDK (No.110226503951). Dalam menjalankan usahanya KSU BMT bintoro madani berpedoman pada Visi, Misi, dan tujuan.

Adapun visi, misi dan tujuan koperasi BMT Bintoro Madani Demak yang di jalankan adalah :

Visi : Menjadi koperasi yang sehat, besar dan terpercaya serta dapat memberdayakan dan meningkatkan ekonomi anggotanya

Misi :

1. Meningkatkan dan mengoptimalkan segala sumber daya yang ada di dalam koperasi dan menjadikan sumber daya tersebut mempunyai kualitas dan kekuatan untuk membangun serta membesarkan koperasi.

2. Membangun jaringan antar koperasi maupun dengan pihak lain untuk lebih menguatkan kelembagaan koperasi.

Tujuan :

1. Meningkatkan jumlah anggota yang dilayani oleh koperasi baik dalam bidang simpanan maupun pembiayaan.

2. Membesarkan asset, omset dan pendapatan koperasi untuk peningkatan kesejahteraan semua komponen yang ada dalam koperasi.

3. Mewujudkan peran koperasi yang lebih nyata dalam gerakan sosial untuk peduli membantu bagi semua komponen masyarakat (terutama anggota) yang masih mengalami kesulitan-kesulitan hidup.

B. Struktur Organisasi.

Dalam suatu lembaga atau organisasi pasti terdapat strukur organisasinya dalam menjalankan. Di KSU BMT Bintoro Madani sendiri struktur organisasinya itu hampir sama dengan struktur organisasi yang ada pada koperasi lainnya, dimana kekuasaan tertinggi terletak pada rapat anggota tahunan (RAT) dengan dipantau oleh dewan pengawas syari’ah. Secara umum, struktur organisasi yang ada pada lembaga KSU BMT adalah…

RAT

BADAN PEMBINA PENGURUS BADAN PENGAWAS

PENGELOLA

ANGGOTA

Adapun struktur organisasi yang ada di BMT Bintoro Madani adalah sebagai berikut :

STRUKTUR ORGANISASI KSU BMT BINTORO MADANI DEMAK

Rapat Anggota Tahunan (RAT)

A. Badan Pembina : Kantor Koperasi dan UKM Kab, Demak

B. Badan Pengurus KSU BMT Bintoro Madani Demak

a. Ketua : Agus Darmawan, SE

b. Sekretaris : Ahmad Hadiyanto, SE. MM

c. Bendahara : Agus Musyadad, A.Md

C. Badan Pengawas KSU BMT Bintoro Madani Demak

1. Ketua : Drs. H Husen Djunaidi, MM

2. Anggota : Drs. H. Nur Gunawan

3. Anggota : Drs. H. Effendi, MM

D. Pengelola KSU BMT Bintoro Madani Demak

Manajer : Agus Musyadad, A.Md

Ka. Bag. Adm dan keuangan : Endang Eko S, SE

Ka. Cab. Jebor : Abdul Azis Asy’ari, SE

Ka. Cab. Wonosalam : Asmanah

Ka. Cab. Buyaran : Dian Yuniarti, A.Md

Koord. Pembiayaan : Ali Khamdan, SE

Koord. Simpanan : Salafus Sholikhin

Staf Adm dan Keuangan : Yulaekha, SE

Laili Alfiati, SE

Asti Kurniawati, S. Sos

Siti Musdalifah, S. Sos

Asih Kesmiyati

Staf Cabang : Lilis Seyono

Ristian Ardianti

Asrofiyah

Saekul Hadi

Staf Bag. Pembiayaan : Sukiro

Nur Hasan

Staf Bag. Umum : Nur Faiz

C. Ruang Lingkup Wewenang dan Mekanisme

Kelembagaan BMT Bintoro madani demak berbadan hokum kopersai serba usaha (KSU). sebagai sebuah koperasi struktur organisasi BMT Bintoro Madani Demak terdiri dari pengurus dan pengelolah yang mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagi berikut :

1) Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Hubungan organisasi ; bertanggung jawab kepada rapat anggota BMT, dan membawai pengelolah BMT

Tugas dan Tanggung Jawab

a) Merumuskan dan mengusulkan kebijaksanaan umum untuk mendapatkan persetujuan rapat anggota

b) Mengawasi dan mengevaluasi kegiatan BMT agar tercipta kinerja yang sesuai dengan AD/ART

c) Ikut serta dalam mensosialisasikan BMT

d) Menyelenggarakan rapat pengurus pengelolah untuk

Ø Mendiskusikan laporan kemajuan bulanan dan tingkat keasetan BMT

Ø Membicarakan segala masalah, terutama masalah-masalah stategis dan pemecahannya

Ø Mempersiapkan laporan kepada PINBUK

e) Menyelenggarakan rapat anggota tahunan

· Mendengarkan, menerima atau menolak laporan pertanggung jawaban pengurus

· Membebas tugaskan penelolah lama dan mengangkat pengelolah baru jika tiba masa akhir tugasnya

· Membahas rancangan anggaran BMT dan rencana kerja tahunan yang akan datang

· Mengusulkan pembagian keuntungan tahunan BMT pada rapat anggota

f) Mempertimbangkan dan memutuskan permohonan pembiyaan yang di ajukan kepada BMT yang jumlahnya melebihi maksimumyang dapat di putuskanoleh pengelolah

g) Memeberikan persetujuan berkala dari pengelolah mengenai laporan, meliputi :

o Laporan keuangan

o Laporan perkembanagan pembiyaan

o Laporan kredit bermasalah

o Laporan penggalangan dana

h) Memberikan persetujuan aatau penolakan mengenai :

ü Keanggotaan pendiri baru BMT

ü Kerja sama pinjaman dengan pihak ketiga

ü sulan produk jenis simpanan atau pembiyaan

2) Dewan Pengurus

Bertanggung jawab rapat anggota tahunan dan Membawai pengelolah BMT

Tugas Pengurus

a) Menyususn dan Merumuskan kebijakan umum untuk mendapatkan persetujuan rapat anggota

b) Mengawasi dan mengevaluasi kegiatan BMT agar tercipta kinerja yang sehat sesuai dengan AD/ADR

c) Menyelenggarakan rapat pengurus dan mengevaluasi laporan bulanan an kinerja BMT

d) Menyelenggarakan rapat anggota tahunan BMT

e) Membina hubungan terhadap jaringan atau instansi terkait dan pihak ketiga dalam hal penyelengaaraan dana/pinjaman

Tanggung Jawab dan Wewenang

1. Pengurus bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan wewenang yang di amanatkan

2. Mengangkat dan memperhentikan karyawan

3. Mengesahkan laporan bulanan yang di ajukan meneger

3) Dewan Pengawas

Tugas dan tanggung jawab

Ø Mengawasi dan mengevaluasi kerja BMT sesuai AD/ART

Ø Ikut serta mensosialisasikan BMT

Ø Mengusulkan dan merumuskan kebijaksanaan umum untuk mendapatkan persetujuan rapat anggota

Ø Menyelenggarakan rapat pengurus, pengelolah guna mempersiapkan laporan kepada PINBUK, mempersiapkan bahan RAT dan mendiskusikan laporan bulanan guna mencapai kemajuan BMT

Ø Menyelenggarakan RAT guna laporan pertanggung jawaban pengurus membahas anggaran dan rencana kerja yang akan dating serta mengusulkan pembagian keuntungan

Ø Memberi persetujuan mengenai kerja sama pinjaman usulan produk dan keanggotaan pendiri baru BMT.

4) Manager Marketing

Ø Atasan langsung : Pengurus

Ø Bawahan Langsung : Manajer cabang

Tugas :

a. Melaksanakan dan menjabarkan kebijakan umum dibidang pemasaran yang ditetapkan oleh pengurus.

b. Memimpin dan mengarahkan teknis operasional sesuai dengan kebijakan dari pengurus.

c. Membuat laporan secara periodik kepeda pengurus

d. Memeriksa dan mengawasi pengeluaran dan pemasukan biaya harian

Wewenang :

a) Berhak memberikan teguran, kritik terhadap manager cabang dalam rangka memacu kreatifitas dan memebntuk etos jerja yang baik dan professional

b) Mengatur tatacara penyeleseian pembiayaan bermasalah dengan manager cabang dengan pendekatan ukhuwah islamiah

c) Mengusulkan pembukuan cabang baru kepada pengurus dan manager operasional

Tanggung jawab : Bertanggung jawab atas terciptanya target budget

5) Bagian Administrasi dan Pembukuan

Atasan langsung : Manager pemasaran,

Bawahan langsung : Teler cabang

Tugas :

a. Melaksanakan dan menjabarkan kebijakan umum yang telah digariskan oleh pengurus

b. Mengelola dan mengawasi pengeluaran dan pemasukan biaya harian KSU Bintoro madani Demak

c. Membuat laporan secara rutin kepada pengurus

Wewenang :

1. Mengatur distribusi kebutuhan inventarisasi dan kebutuhan kantor.

2. Melakukan koordinasi terhadap teller yang berkaitan dengan administrasi dan pembukuan

3. Mengusulkan pendanaan renofasi

4. Melakukan pengurusan dana administrasi dan pembukuan kantor.

Tanggung Jawab :

a. Bertanggung jawab atas terlaksananya mekanisme pencatatan pelaporan dan kelancaran administrasi dan pembukuan

b. Bertanggung jawab atas pengarsipan berkas, surat dan dokumen administrasi dan pembukuan.

6) Bagian Pembiayaan

Tugas :

a) Memeriksa permohonan pembiayaan yang masuk

b) Membuat rencana survei, melakukan survey dan analisa hasil survey.

c) Mengkoordinasikan dan mengkomitkan dari hasil pemeriksaan dilapangan

d) Memproses data survey yang masuk untuk menemukan rasio kesehatan usaha calon anggota.

e) Membina dan menangani pembiayaan yang bermasalah

f) Memberikan infornasi kapan pembiayaan dicairkan.

g) Memberikan masukan ke general manager dalam hal data survey, sebagai bahan penentuan layak dan tidaknya permohonan dicairkan

7) Kepala Bagian Cabang

Atasan Langsung : Manager Pemasaran

Bawahan Langsung : Staf Pemasaran Kantor cabang dan teller cabang.

Tugas Dan Tanggung Jawab :

a. Melaksanakan dan menjabarkan kebijakan umum yang telah digariskan oleh pengurus.

b. Bersama staf pemasaran cabang menyusun strategi operasional yang berhubungan dengan tabungan , pembiayaan dam konfirmasi

c. Mencari peluang untuk sumber-sumber dana murah yang dapat dihimpun dari anggota atau calon anggota

d. Membuat laporan rutin kepada pengurus

e. Bertanggungjawab atas terciptanya target pertumbuhan cabang

f. Bertanggung jawab atas kebenaran dan kelengkapan administrasi laporan yang di susun oleh teller

g. Bertanggung jawab atas kelengkapan berkas data pembiayaan

Wewenang :

1. Melakukan pembinaan yang berstruktur terhadap karyawan cabang demi peningkatan sumber daya insani.

2. Menyalidasi pembiayaan

3. Mendelegasikan tugas kepada staf pemasaran dan teller sesuai dengan kebutuhan

8) Teller Pusat

Atasan Langsung :Manager Pemasaran

Bawahan Langsung : Teller cabang

Tugas :

1. Melaksanakan dan menjabarkan kebijakan teknis yang dijabarkan oleh pengurus

2. Berkoordinasi dengan teller cabang.

3. Menandatangani pengambilan dan penyetoran uang tunai dari cabang.

Wewenang :

a. Mengatur distribusi keuangan.

b. Berhak memberikan teguran, kritik saran terhadap teller cabang dalam rangka memacu produktivitas dan membentuk etos kerja profesianal.

Tanggung jawab :

a) Bertanggung jawab atas kelancaran distribusi keuangan dicabang-cabang.

b) Bertanggung jawab atas kecocokan saldo ahir laporan harian kas dengan saldo ahir tunai.

9) Teller Cabang

Atasan Langsung :Manager cabang , Manager administrasi

Tugas :

a. Mengatur dan menyiapkan pengeluaran uang tunai yang telah disetujui oleh kepala cabang

b. Menandatangani formulir-formulir serta slip-slip dari anggota serta memasukan data ke komputer.

c. Membuat mutasi harian atau laporan kas harian

Tanggung Jawab : Bertanggung jawab atas peralatan dan perlengkapan kerja teller.

1. Pemeriksaan rekening

2. Penarikan rekening dapat dilakukan dikantor BMT Bintoro Madani atau dengan petugas disertai degan menyerahkan buku TAMAHA dan identitas diri saldo tambahan harus disisakan minimal Rp 5000 kemudian teller mengecek saldo tabungan apakah saldonya cukup untuk ditarik. Selanjutnya teller memberikan uang sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan, dan teller menyerahkan buku tabungan serta slip lembar ketiga kepada anggota yang telah di isi.

3. Penutupan Rekening

Anggota menyerahkan buku tabungan pada teller dan kemudian teller mengisi dan menandatangani slip penarikan. Adapun syarat yang harus diperhatikan adalah :

a) Hanya dapat dilakukan atas permintaan pemegang nomor rekening.

b) Menyerahkan foto copy dan identitas diri.

c) Mengajukan aplikasi permohonan penutupan rekening tabungan.

d) Dikenakan biaya penutupan rekening sebesar Rp 5000 kemudian teller memberikan uang pada anggota setelah dikurangi biaya penutupan rekening dan menyimpan foto copy identitas diri anggota untuk diarsipkan

D. Prosedur dan Mekanisme Kerja KSU Bintoro Madani Demak

KSU Bintoro Madani Demak memberikan kebebasan kepada anggota untuk bertransaksi. Dimana transaksi tabungan dapat di lakukan di kantor maupun di rumah yang akan di datangi oleh petugas. Adapun prosedur dan mekanisme kerja KSU BMT Bintoro Madani ini adalah :

1. Prosedur tabungan atau kehilangan buku tabungan

1. Anggota

a. Anggota mengisi folmulir atau surat tabungan buku hilang dengan menyertakan surat keterangan hilang dari kantor polisi setempat.

b. Selanjutnya berkas-berkas permohonan diteruskan pada staf administrasi tabungan melalui kasir untuk diverivikasi datanya.

2. Kasir

a) Melakukan verifikasi tanda tangan pada formulir permohonan anggota

b) Jika sesuai meneruskan permohonan tersebut kepada staf administrasi tabungan.

3. Staf Administrasi Tabungan

a. Berdasarkan permohonan tersebut, staf administrasi tabungan mengambil file pembukuan tabungan anggota yang bersangkutan untuk melakukan pengecekan dari data diri anggota yang kehilangan buku tabungan.

b. Bila data tidak cocok, kembalikan kepada anggota untuk dikonvirmasi ulang.

c. Bila cocok, staf administrasi tabungan akan memproses pembukaan baru (jika anggota masih ingin melanjutkan untuk menabung)

d. Jika anggota tidak berkeinginan untuk melanjutkan tabungan, maka harus meminta persetujuan dari manajer dan mengembalikan sisa uang sesuai dengan jumlah saldo yang tersedia dibuku tabungan.

4. Kasir

a) Memeriksa slip penarikan untuk menutup tabungan yang telah ditandatangani staf administrasi. Tabungan yang sudah disetujui oleh manajer.

b) Periksa ulang slip penarikan tersebut.

c) Lakukan pembayaran sesuai dengan nominal yang tertera pada slip penarikan.

d) Catat transaksi pengeluaran tersebut kedalam buku harian kas.

e) Serahkan slip penarikan kepada staf pembukuan beserta daftar rekapitulasi kas harian pada akhir hari.

5. Staf Pembukuan

a) Untuk transaksi pembukaan rekening yang baru.

Ø Terima slip transaksi pemindahan dari staf administrasi tabungan, lakukan pembukuan ke jurnal.

Ø File slip transaksi urut tanggal.

b) Untuk transaksi pembukuan penutupan rekening tabungan.

· Terima slip penarikan dari kas beserta daftar rekapitulasi hariankas.

· Lakukan pembukuan ke buku jernal pengeluaran kas.

· Terima slip transaksi dari staf administrasi tabungan.

· Bukukan kedalam buku jurnal memorial.

· File slip penarikan dan slip transaksi urut tanggal.

2. Proses Alur Kas

Di dalam proses alur kas di KSU BMT Bintoro Madani berjalan mulai dari dana masuk melalui simpanan BMT, pinjaman pihak ketiga kemudian disetor melalui kasir, diposting sesuai dengan tempatnya lalu dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan termasuk untuk pembiayaan.

3. Prosedur Pemberian Pembiayaan.

1. Anggota.

a. Anggota mengisi format pengajuan pembiayaan

b. Foto copy KTP calon peminjam suami istri/ orang tua/ anak sebanyak 2 lembar

c. Foto copy kartu keluarga sebanyak 2 lembar

d. Foto copy slip gaji terahir sebanyak dua lembar bagi peminjam yang berprofesi sebagai karyawan

e. Surat rekomendasi dari pimpinan perusahaan atau instansi yang bersangkutan

f. Apabila di mungkinkan, melampirkan surat kuasa pemotongan gaji untuk bendahara gaji di masing-masing perusahaan instansi yang bersangkutan

g. Bersedia menyerahkan foto copy jaminan dan aslinya

h. Bersedia di wawancarai sekaligus di survey

i. Bersedia memberikan keterangan yang benar mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan materi survey dan wawancara

j. Bersedia mentaati dan menerima segala aturan dan keputusan dari KSU BMT Bintoro Madani

k. Bersedia sungguh-sungguh untuk bekerja sama dengan prinsip ukhuwah islamiyyah dan saling menguntungkan demi pemberdayaan ekonomi lemah.

2. Staf pembiayaan / account affice (AO)

a) Menerima surat permohonan pembiayaan, dan memberi nomer urut, tanggal penerimaan dan penjelasan lainnya.

b) Staf pembiayaan melakukan pra analisa terhadap permohonan tersebut. Jika dari hasil pra analisa tersebut tidak dapat dipenuhi/ diproses maka segera informasikan kepada si pemohon pembiayaan tersebut.

4. Produk-Produk KSU BMT Bintoro Madani Demak

KSU BMT Bintoro Madani mempunyai beberapa produk yang terbagi menjadi 2 bagian antara lain : Produk Simpanan (funding), Produk Pembiayaan (lending),

1) Produk-Produk Simpanan (Funding)

Untuk mengenai produk ini, biasanya calon anggota sebelum menabung harus daftar terlebih dahulu menjadi anggota dengan di kenakan biaya administrasi Rp. 13.000,- dibuat kartu keanggotaan dengan maksud Rp.10.000 dibuat simpanan pokok dan Rp.3.000,- dibuat simpanan wajib. Adapun produk-produk tersebut adalah :

a) SIMDIKA (Simpanan Pendidikan Anggota)

Simpanan pendidikan anggota ini di peruntuhkan bagi anggota dalam mempersiapkan biaya pendidikan atau sekolah bagi putra-putrinya dari taman kanak-kanak (TK) sampai dengan tingkat perguruan tinggi (PT). simpanan ini ada dua, yaitu SIMDIKA super dan SIMDIKA system kelas A, B dan C. adapun mengenai prosedur dan tabulasi rincian simpanan ini yang lebih jelas, sebagimana dalam lampiran brosur.

b) SIJI (Simpanan Haji)

Simpanan haji (SIJI) di sediakan bagi anggota yang merindukan dan ingin melaksanakan ibadah suci di baitullah, dengan setoran awal minimal : Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah) dan apabila simpanan telah mencapai Rp. 12.000.000,- anggota akan di Bantu pihak BMT yang bekerja sama dengan Bank Syari’ah Mandiri (BSM) semarang untuk bisa mendapatkan kuoto haji resmi dari DEPAG RI.

c) SIMKA (Simpanan Berjangka)

Merupakan produk simpanan anggota dengan ketentuan jangka waktu 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan (1 tahun). Setoran minimal Rp. 500.00,- dengan perhitungan nisbah (bagi hasil) sebagi berikut ;

o SIMKA 3 bulan = 56% : 44% (setara 1,1%/bulan)

o SIMKA 6 bulan = 49% : 52% (setara 1,3%/bulan)

o SIMKA 12 bulan = 40% : 60% (setara 1,5%/bulan)

d) Simpanan Ta’awun

Produk simpanan bagi anggota dengan ketentuan setoran tiap bulan Rp. 100.000,- selama jangka waktu 30 bulan, dengan system pengundian dan gugur, serta tergabung dalam satu kelompok yang anggotanya minimal 100 orang dan bagi setiap anggota akan mendapat bagi hasil sebesar Rp. 300.000,- di tambah hadiah-hadiah yang menarik

e) Simpanan Wadiah

Simpanan yang di peruntuhkan bagi anggota yang dengan keikhlasan hatinya untuk menitipkan dananya ke BMT Bintoro Madani yang dapat di ambil setiap saat sesuai kebutuhan anngota.

f) TAMAHA (Simpanan Masyarakat Usaha )

Merupakan produk simpanan yang diperuntuhkan bagi anggota atau masyarakat yang memiliki usaha menengah keatas. Tabungan ini dapat di ambil sewaktu-waktu dengan setoran awal minimal Rp. 10.000,-

2) Produk-Produk Pembiayaan (Lending)

a) Mudhorobah (bagi hasil)

Adalah pembiayaan dengan prinsip bagi hasil antara BMT dan anggota dimana modal kerja sepenuhnya oleh BMT sedangkan anggota hanya menyediakan usaha dan manajemennya. Hasil keuntungan akan dibagikan sesuai dengan kesepakatan bersama berdasarkan ketentuan bagi hasil.

b) Musyarokah (penyertaan)

Adalah pembiayaan yang di lakukan melalui kerja sama usaha antara BMT dan anggota dimana modal usaha berasal dari kedua belah pihak sehingga modal yang di berikan kepada anggota sebagian dari modal keseluruhan. Masing-masing pihak bekerja dan memiliki hak untuk turut serta mewakili atau menggugurkan haknya dalam manajemen usaha tersebut. Keuntungan dari usaha ini akan di bagi menurut proporsi penyertaan modal sesuai dengan kesepakatan bersama.

c) Murabahah (jual beli)

Adalah pembiayaan dengan prinsip jual beli barang dimana harga jual di dasarkan atas harga asal yang diketahui bersama ditambah keuntungan yang di sepakati. Pihak BMT selaku penjual dan anggota selaku pembeli Keuntungan adalah selisi harga jual dengan harga asal yang disepakati bersama. Adapun pembayaran di lakukan dengan cara di angsur.

d) Bai’t Bitsamani Ajil (jual beli)

Adalah pembiayaan dengan system jual beli yang dilakukan secara anggsuran terhadap pembelian suatu barang. Jumlah kewajiban yang harus dibayar oleh pengguna jasa sejumlah harga barang dan mark-up yang telah disepakai bersama.

Syarat-Syarat Pembiayaan

Adapun syarat-syarat pembiayaan adalah :

1. Telah menjadi anggota BMT Bintoro Madani dan telah memiliki rekening simpanan di BMT Bintoro Madani

2. Memiliki usaha yang halal dan layak serta setuju dengan aturan yang ada, jujur dan berakhlak islam

3. Berdomisili di wilayah kabupaten demak dan sekitarnya di sertai foto copy identitas diri

4. Memiliki jaminan yang syah dan dapat di pertanggung jawabkan

5. Bersedia di datangi/survey tempat tinggalnya

6. Bersedia mendatangi akad yang telah di sepakatibersama

7. Bersedia menyalurkan zakat, infaq, shodakoh, ke BMT BIntoro Madani

8. Bersedia dengan sungguh-sungguh untuk bekerja sama dengan prinsip ukhuwah islamiyah dan saling menguntungkan demi pemberdayaan ekonomi umat.

5. Arisan Uswah berhadiah di KSU BMT Bintoro Madani Demak

Arisan uswah berhadiah di KSU BMT Bintoro Madani demak ini di beri nama arisan uswatun khasanah berhadiah (uswah berhadiah) yaitu bentuk keja sama ekonomi dalam lembaga keuangan umat mandiri melalui program keterpaduan antara arisan dan simpanan berjangka. Arisan uswah berhadiah ini menggunakan prinsip wadiah yad dhomanah, yaitu dana nasabah di berlakukan sebagai titipan yang akan di manfaatkan secara produktif dalam bentuk pembiayaan anggota secara professional dan saling menguntungkan. Hasil dari pembiayaan ini akan di bagi dengan anggota dalam bentuk uang tunai dan hadiah.

Manfaat yang di dapat dari kegiatan ini adalah :

v Mendorong tercapainya ekonomi saling menguntungkan

v Membantu perencanaan program investasi

v Mendapatkan hadiah, adapun hadiahnya seperti (TV berwarna, mesin cuci, radio tape, kipas angina, dan hadiah hiburan lainnya)

Ketentuan umum mengikuti arisan uswah berhadiah di BMT Bintoro Madani Demak adalah sebagi berikut :

a) Menyerahkan foto copy KTP 2 lembar / identitas lainnya

b) Mengisi formulir pendaftaran anggota

c) Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 2.000

d) Membayar arisan Rp. 100.000,- perbulan selama 30 bulan atau periode bagi anggota yang belum pempeloreh undian arisan

e) Peserta yang menang arisan akan menerimah uang sebesar dana telah di setorkan di tambah bonus Rp. 300.000,- setelah itu tidak mempunyai kewajiban membayar angsuran

f) Penyelengaraan arisan berakhir pada periode 31 bagi peserta yang belum mempeloreh arisan akan menerimah uang sebesar Rp. 3.000.000,- di tambah Rp. 300.000

g) Setiap periode 3 bulan sekali akan di undi 2 pemenang hadiah utama dan 8 pemenang hadiah hiburan

2. Hasil Pengamatan

A. Pengamatan Tentang Manajemen Strategi

Strategi adalah pilihan tentang apa yang ingin hendak dicapai oleh organisasi dimasa depan (arah) dan bagaimana cara mencapai keadaan yang diinginkan tersebut (rate). Manajemen strategi adalah proses mengelola strategi yang terdiri dari tahapan perumusan-implementasi/ pengendalian-perbaikan strategi, dengan tujuan agar strategi dapat diimplementasikan sehingga mewarnai dan mengintegrasikan semua keputusan dan tindakan dalam organisasi.

Di KSU BMT Bintoro Madani ini strategi aggressive maintenance strategy atau lebih dikenal dengan strategi jemput bola yang dipadu dengan sistem excellent service, artinya bahwa BMT dalam mencari dan menarik minat anggota dengan mempererat silaturrakhim, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan para petugas langsung mendatangi calon anggota ataupun yang sudah menjadi anggota di rumah atau di tempat usaha mereka (pasar) yang prioritaskan itu agar produk-produk yang di hasilkan dapat diterima masyarakat dan juga dapat membantu orang kecil dan menengah oleh karena BMT Bintoro Madani juga :

1. Mengedepankan kelebihan yang di miliki oleh BMT Bintoro Madani dan memimalisir apa yang menjadi kelemahannya serta mengutamakan dukungan pada pengembangan usaha kecil kebawa.

2. Memberikan pelayanan dengan pelayanan yang lebih ramah dan sopan santun.

3. Mendasarkan pada ketentuan ajaran agama islam.

Strategi diatas merupakan hal yang prioritaskan baik dalam bentuk pelayanan maupun sector/ kalangan yang dituju dan juga berprinsip ajaran agama islam karena mayoritas masyarakat di demak beragama islam.

B. Pengamatan Tentang Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan merupakan segala aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menelola dana dan menyalurkan dana tersebut sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut dapat tecapai. Manajemen keuangan suatu aktivitas yang terkait dengan seluruh aktivitas yang berhubungan langsung dengan transaksi serta mengatur pelaksanaan laporan administrasi dan laporan perincian dibidang keuangan. Disamping hal tersebut manajemen keuangan mempunyai peranan yang utama dalam lembaga, yaitu sebagai pencatat laporan keuangan yang pada akhirnya dapat membantu mengetahui tentang bagaimana keadaan keuangan pada lembaga tersebut.

Dalam manajemen keuangan, KSU BMT Bintoro Madani Dalam laporan keuangan tidak bisa di tunjukan atau di perlihatkan secara detail, karena itu rahasia dari BMT tersebut. Dalam pengamatan tentang menejemen keuanagan bahwa pencatatan bukti transaksi dari simpanan atau tabungan, angsuran dan penarikan yang di lakukan setiap hari dari pusat maupun dari cabang bertujuan agar dapat mengetahui perkembangan keuangan setiap harinya.

Ruang lingkup menejemen keuangan :

  1. Menerima laporan harian cash flow dari cabang, selanjutnya di lakukan pendapatan melalui system computer untuk d buat neraca akumulasi
  2. Mengatur alur kas keuangan dari pusat ke cabang
  3. Terdapat aturan yang berkaitan dengan data dari bank

Tanggung jawab bagian keuangan secara garis besar, di antaranya :

a. Bertanggung jawab atas kas opnam

b. Membuat laporan keuangan yng di perlukan

c. Bertanggung jawab dalam mengatur dan mengeluarkan uang yang di setujui oleh menejer operasional

d. Bertanggung jawab atas kecocokan saldo dari perbandingan antara pembiayaan dengan laporan kas

Dalam melakukan pengamatan, saya (penulis) menemukan bahwa laporan keuangan BMT Bintoro Madani mengalami pasang surut/ naik turun, walaupun demikian menjadikan BMT tetap eksis dan bahkan sampai awal berdiri hingga saat ini asset yang dimiliki BMT Bintoro Madani selama kurun waktu 11 tahun mencapai 4 milyar.

C. Pengamatan tentang manajemen pemasaran

Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi serta menyalurkan gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memnuhi sasaran individu dan organisasi. Bagaimana agar suatu produk dapat berhasil dipasarkan dan butuhkan tahtik pemasar yang baik dan matang sehingga produk yang dilemparkan di pasar diminati oleh para konsumen. sehingga keputusan yang di ambil perusahaan dalam menghadapi persaingan sering kali ditekankan pada hubungan antar perusahaan dengan lingkungan bisnisnya yang meliputi pesaing (competity), pelanggan (custumer), dan perubahan kondisi eksternal (change).

Dalam manajemen pemasaran BMT Bintoro Madani sangat memperhatikan karyawan yang mana marketingnya siap melayani konsumen agar mendapatkan pelayanan yang memudahkan dan mempercepat konsumen untuk dapat merasakan produk yang dikeluarkan oleh BMT Bintoro Madani. Manajemen pemasaran yang dilakukan oleh KSU BMT Bintoro Madani dirrect selling, yaitu karyawan mendatangi masyarakat untuk mengenalkan produk-produknya dan juga dengan :

1. Menciptakan perhatian anggota, dengan memprcantik tubuh lembaga mulai dari casingnya sampai pada dalamnya dan tidak hanya itu saja juga di butuhkan adanya kedekatan/keterikatan pada anggota.

2. Interest (menarik perhatian), setelah menciptakan perhatiannya dengan begitu kemudian di tarik hatinya menjadi anggota,

3. Keputusan, dalam hal ini berkaitan akan memutuskan untuk meneruskan atau tidak.

Untuk pengembangan pasar diperlukan ketajaman marketing untuk mengetahui tentang potensi, preferensi. Dan perilaku masyarakat yang ada di daerah terhadap BMT itu. Karena dalam dunia bisnis harus melihat peluang-peluang yang ada bahkan melihat pesaingnya. Berkaitan dengan itu dalam rangka strategi pemasaran perusahaaan. Dari sisi pembiayaan BMT Bintoro Madani menerapkan analisis 5C, yaitu character, capacity, collateral, capital dan condition untuk memberikan pinjaman pembiayaan kepada nasabah.

D. Pengamatan Tentang Menejemen Operasional

Menejemen operasional merupakan hal yang sangat penting dalam kinerja sebuah lembaga supaya dapat mencapai target yang sudah ditentukan. Misalnya dalam mengatur karyawan harus ada hubungan timbal balik supaya dapat menjalankan tugasnya saling bekerja sama atau saling melengkapi kekurangan antara karyawan yang satu dengan karyawan yang lainnya. Selain itu juga pada para anggota harus ada komunikasi yang baik agar selama menjadi anggota tidak ada keluhan atau kekurang kepuasan anggota.

Di dalam KSU BMT Bintoro Madani Wilayah operasional disini sangat komplit sekalih diantaranya adalah :

1. Penentuan desain produk

Dalam penentuan desain produk maka harus di ketahui proesesnya. Kemudian di adakan rapat bagi semua kepala bagian selanjudnya jika dicapai kata sepakat maka forma di ketahui. Dan tahap ahir adalah mencari bentuk format tersebut.

2. Pengendalian kantor cabang

Menejemen operasioanal kantor pusat memberika wewenang ke kantor cabang untuk untuk menjalankan kegiatan operasioanalnya. Apabila terdapat suatu masalah maka menejer cabang akan konfirmasi ke manajer operasional. Kemudian menejer operasional melalui kepala bagian yang bersangkutan sesuai masalah yang di hadapi akan memproses dan metindak lanjuti dari menejemen operasional untuk segera memcahkan masalah tersebut.

Dan sekarang BMT Bintoro Madani akan ada penambahan fasilitas yang lebih modern hal itu terbukti dengan adanya penambahan pelayanan penjualan fulsa dan pembayaran listrik secara online. Sehingga pada waktu anggota datang itu tidak hanya soal menabung dan mengambil uang. Dan itupun sudah di opersaikan bulan ini dan program ini akan lebih membuat karyawan lebih kerja ekstra dalam melayani anggota

E. Pengamatan Tentang Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi merupakan seperangkat kompomen yang saling berhubungan yang berfungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pembuatan keputusan dan pengawasan dalam organisasi. Selain mendukung pembuatan keputusan, koordinasi dan pengawasan, system informasi dapat membantu manajer dalam menganalisa masalah-masalah komplek dan menciptakan produk-produk baru. System informasi ini terdiri dari informasi tentang orang. Tempat dan sesuatu dalam organisasi atau lingkungan yang melingkupinya.

Sedangkan system informasi manajemen adalah system informasi yang mendukung monitoring, pengawasan, pembuatan keputusan, dan aktivitas administrative manajer tingkat menengah.

System informasi manajemen di KSU BMT Bintoro Madani pada saat sekarang menggunakan program system computerisai dan itu cukup membantu karyawan di dalam membuat laporan dan juga bisa menyimpan data-data yang sangat penting..

F. Pengamatan Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu factor penentu bagi efektifitas organisasi. Hal inilah yang menyebabkan pengelolan sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting bagi kelangsungan suatu lembaga. Dalam pelaksanaan sumber daya manusia dibagi kedalam tiga langkah pelaksanaan antara lain :

  1. Strategi sebelum merekrut SDM, yang meliputi aktifitas perencanaan SDM, recruitmen, Seleksi, dan Penempatan jabatan.
  2. Strategi mempertahankan pemeliharaan pengembangan pemotivasian yang meliputi : pelatihan dan pengembangan, kompensasi, penilaian kerja dan promosi (jabatan)
  3. Strategi keutuhan hubungan kerja, meliputi aktivitas pemberian sanksi, skorsing, pemecatan, pension dini, dan penguduran diri

Perencanaan sumber daya manusia (SDM) adalah memprediksi atu memperkirakan banyaknya pengelolaan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas atau pekerjaan yang ada. Ada 2 kepentingan dalam perencanaan SDM yaitu kepentingan dalam pengelolaan dan kepentingan lembaga.

Dalam pemenuhan tenaga kerja (rekrutmen karyawan) yang professional KSU BMT Bintoro Madani dalam pelaksanaaanya melalui waktu yang cukup panjang agar dapat mempeloreh SDM yang memadai, memilki pengetaguan yang luas mengenai lingkunagn internal bisnis, strategi bisnis dan lingkungan bisnis yang dapat menjalankan progam-program yang telah di rencanakan. SDM di KSU BMT Bintoro Madani harus memiliki loyalitas yang tinggi, meningkatkan potensi pengololah.

Hal itu di lakukan dengan system pemagaman seluas-luasnya bagi calon karyawan baru yang di programkan sesuai dengan kebutuhan lembaga, adapun ketentuannya dengan waktu pemagangan 6 bulan pertama kemudian di lanjudkan dengan pemagangan 6 bulan berikutnya baru tinggal penentuannya.

Adapun Kompenen gaji bagi pengurus dan karyawan di dasarkan pada variable : Jabatan, masa kerja, tunjangan prestasi, dan prestasi kerja dengan indicator perolehan keuntungan laba

Jadi dari pengamatan penulis status kepegawaian BMT Bintoro Madani terbagi atas :

1. Karyawan tetap adalah karyawan yang sudah mendapatkan SK pengangkatan yang di tandatangani oleh pejabat yang berwenang “pengurus” dan mendapatkan gaji atau upah secara tetap tiap ahir bulan sesuai dengan peraturan yang berlaku samapai berakhirnya hubungan kerja.

2. Karyawan honorer adalah karyawan harian yang belum mendapatkan SK pengangkatan dan di pekerjakan dalam jangka waktu tidak menentu.

3. Karyawan magang atau percobaan adalah karyawan yang sifatnya dalam masa coba dengan jangka waktu tertentu.

BAB IV

ANALISIS HASIL PENGAMATAN PPL

1. Analisis Terhadap Manajemen Strategi

Strategi dalam dunia usaha itu sangat penting sekali oleh karena itu strategi yang digunakan harus yang terbaik karena strategi yang baik maka akan berpengaruh pada suatu lembaga apakah dapat maju atau tidaknya itu tergantuk pada strategi yang digunakan. Oleh karena itu perlu adanya

1. Perumusan Strategi

Perumusan strategi adalah proses memilih pola tindakan utama (strategi) untuk mewujudkan visi misi dan tujuan organisasi. Di KSU BMT Bintoro Madani memang dalam tindakannya selalu berpedoman pada visi, misi dan tujuan. Proses perngambilan keputusan untuk menetapkan strategi seolah merupakan sekuensi mulai dari penepatan visi-misi-tujuan jangka panjang-SWOT-strategi.

2. Perencanaan Tindakan

Pada tahapan ini adalah bagaimana membuat rencana pencapaian (sasaran) dan rencana kegiatan (program dan anggaran) yang sesuai dengan arahan (visi, misi, goal) dan strategi yang ditetapkan perusahaan. Tindakan yang di lakukan BMT Bintoro Madani adalah selalu mengedepankan kelebihan yang di miliki oleh BMT Bintoro Madani sehingga akan menjadikan lembaganya tetap eksis dan juga selalu mengutamakan dukungan pada pengembangan usaha kecil menengah. Memberikan pelayanan dengan pelayanan yang lebih ramah dan sopan yang berdasarkan pada ketentuan ajaran islam.

3. Implementasi

Strategi yang telah berhasil dirumuskan harus diwujudkan dalam tindakan implementasi yang cermat. Implementasi sudah jelas dalam mensosialisasikan selalu menjalin kedekatan pada anggota.

4. Evaluasi

Karena strategi diimplementasikan dalam lingkungan yang terus berubah, implementasi yang sukses menuntut pengendalian dan evaluasi pelaksanaan.

2. Analisis Terhadap Manajemen Keuangan

Kesehatan suatu lembaga keuangan merupakan kepentingan semua pihak yang terkait baik anggota, pengurus, pengawas, maupun pihak ketiga. Sesuai dengan hasil pengamatan tentang manajemen keuangan dan sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh manajer BMT Bintoro Madani yaitu bapak Agus Musyadad, A.Md bahwa setiap keuangan mengalami naik turun antara pembiayaan dan simpanan tiap tahunnya. Hingga sampai sekarang asset dari BMT Bintoro Madani dari awal berdiri sampai sekarang kurang lebih sudah mencapai 4 milyar.

Menejemen keuangan di KSU BMT Bintoro Madani Demak telah terstruktur dengan baik. System administrasi keuangan cukup berlapis, transaksi yng di lakukan di catat secara manual dan juga menggunakan computerisasi. Dalam hal transaksi simpanan dan pembiayaan anggota, setelah SLIP di terimah, kemudian di catat dalam buku rekap, lalu di pindah ke dalam rekap computer dan yang terahir di isi ke dalam kartu control dari masing-masing anggota.

3. Analisis Terhadap Manajemen Pemasaran.

Strategi dalam memasarkan yang dilakukan adalah menggunakan strategi "jemput bola" atau dalam manajemen pemasaran disebut stategi dirrect selling, yaitu karyawan mendatangi masyarakat untuk mengenalkan produk-produknya. Strategi ini dilakukan agar masyarakat atau anggota merasa puas dan lebih terlihat akrab dengan karyawan sehingga tercipta rasa kekeluargaan dan keakraban dengan anggota. Strategi ini dapat dikatakan sangat efektif karena lembaga ini merupakan lembaga mikro yang bergantung pada dukungan masyarakat.

Melihat strategi yang dilakukan oleh KSU BMT Bintoro Madani dalam pengamatan sebelumnya dapat dianalisis bahwa konsep yang diterapkan oleh lembaga bisa dimasukan dalam marketing. Hal ini dapat dari konsep 4P :

1. Price (harga)

Harga dalam hal ini adalah bagi hasil yang ditawarkan oleh lembaga sangat menarik/ lebih dapat dikatakan lebih tinggi dari bunga bank konvensional (hal ini berlaku untuk produk funding BMT).

2. Product (produk)

Segala sesuatu yang ditawarkan untuk memuaskan dan keinginan anggota. KSU BMT Bintoro Madani memiliki produk yang bisa dijangkau segala lapisan masyarakat. Produknya antara lain : SIMDIKA, SIJI, SIMKA, simpanan Ta’awun, wadiah dan TAMAHA

3. Place (lokasi)

Strategi lokasi yang dilakuakan oleh BMT Bintoro Madani cukup baik dengan lokasi kantor pusat yang ada di komplek pertokoan di tambah dengan membuka tiga kantor cabang yang berdekatan dengan tempat aktivitas perekonomian (pasar). Yaitu : cabang jebor, wonosalam dan buyaran

4. Promotion (promosi).

Media promosi atau pemasaran yang digunakan oleh KSU BMT Bintoro Madani itu menggunakan media cetak, brosur, media temple, spanduk dan perorangan melalui marketing.

4. Analisis terhadap Manajemen Operasional

Manajemen operasional BMT Bintoro Madani sudah lumayan baik. Operasionalisasi BMT bintoro Madani yang sudah terstuktur inilah yang menjadi beda dengan BMT lainnya. Berdasarkan hasil analisa dari penulis mengetahui bahwa KSU BMT Bintoro Madani mempunayai kamunikasi yang cukup baik, sudah terbukti antara manejer dengan saf-staf karyawan dan anatara karyawan dengan anggota yang bersikap baik dengan sistem komunikasi. Dimana semua elemen yang ada di dalam bisa dapat menjalankan pekerjaan dengan professional termasuk juga terjun di lapangan. Ditambah lagi mekanisme kerja yang ada sebagaimana struktur organisasi BMT Bintoro Madani maka masing-masing bagian menejerial memiliki mekanisme kerja yang berbeda-beda.

Sebagaimana manajemen operasional di BMT Bintoro Madani yang sudah terstruktur tersebut mempermudah karyawan BMT dalam menjalankan tugas sehingga operasional BMT antar masing-masing manajer, kesemuanya memilki hubungan manajerial yang sinergis untuk menjalankan tugas masing-masing.

Dan di KSU BMT Bintoro Madani juga dengan adanya penambahan fasilitas yang baru, yaitu adanya penambahan pelayanan penjualan fulsa dan pembayaran listrik secara online. Menjadikan BMT tetap selalu berkembang.

5. Analisis terhadap System Informasi Manajemen

Dalam analisis ini memang system informasi manajemen di KSU BMT Bintoro Madani cukup baik, karena itu cukup membantu karyawan dalam membuat laporan dan juga bisa menyimpan data-data yang sangat penting.

Sehingga dalam system informasi menejemen dibutuhkan peran manajer karena sangat penting dalam memberikan keputusan dalam hal system informasi yang lebih modern dalam melancarkan kegiatannya.

6. Analisis Terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia.

Dari observasi yang penulis lakukan dalam bidang MSDM, analisa SDM dapat dilihat dari tugas pokok personilia diantaranya :

a. Mengenai Perencanaan SDM:

Dalam perencanaan SDM memang manejer sudah melakukan tugas sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh lembaga dalam merekrut karyawan pada waktu tertentu.

b. Mengenai Rekrutmen pegawai :

Dalam pemenuhan karyawan atau tenaga kerja yang professional KSU BMT Bintotro Madani dalam pelaksanaanya memang melalui proses yang cukup panjang. Setelah itu kemudian di adakan penyeleksian karyawan

c. Mengenai pembinaan :

Pembinaan memang sangat diperlukan dalam menunjang kinerja karyawan untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam menjalankan pekerjaan dalam realita. Pembinaan dalam rangka pengembangan karyawan BMT ini menggunakan suatu cara untuk mengatisipasi lingkungan yang ada di sekitar yang selalu berubah setiap saat. Pengembangan rohaniah selalu di terapkan pada semua pengelolah, antara lain :

§ Mengadakan kultum setiap pagi hari sebagai pendorong, memberikan motivasi, melatih karyawan untuk berbicara di depan umum dan memberikan semangat untuk bekerja dan menjelaskan segala aktivitas dengan selalu mengingat allah SWT.

§ Pada tiap hari jumat pagi di adakan senam kesegaran jasmani di harapkan dapat memberikan kesehatan dan bersemangat dalam melakukan kerja.

§ Di adakan kegiatan pada tiap mingguhnya istighosah dan pengajian dengan harapan dapat memberikan nilai atau manfaat sehinggah mendorong perkembangan karyawan menjadi lebih baik.

Disamping itu BMT Bintoro Madani juga ikut dalam anggota asosiasi BMT, maka secara tidak langsung mereka juga mendapat pengalaman atau pelatihan dari asosiasi tersebut Dan tidak hanya itu saja untuk mengembangkan kemampuan karyawan BMT Bintoro madani juga selalu aktif mengikuti kajian seminar dan bahkan kalau ada pelatihan selalu mendelegasikan karyawan untuk mengikutinya.

BAB V

PENUTUP

1. Kesimpulan

Berdasarkan uraian, pengamatan dan analisis yang penulis lakukan selama mengikuti PPL di KSU BMT Bintoro Madani Demak kurang lebih selama 1 (satu) bulan dapat ditarik kesimpulan bahwa :

ü Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Prodi Ekonomi Islam Jurusan Syari'ah adalah suatu bentuk aktivitas perkuliahan kulikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa baik berbentuk latihan ketrampilan maupun tugas-tugas lain yang berupa kerja praktek dalam rangka peningkatan kompetensi dan profesionalisasi sesuai dengan Prodi Ekonomi Islam Jurusan Syari'ah yang merupakan perpaduan berbagai komponen pengajaran serta pengetahuan teoritik dengan praktik

ü Kehadiran KSU BMT Bintoro Madani Demak di maksukan untuk membantu mempercepat proses peningkatan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah melalui kegiatan penghimpunan dana dan pembiayaan anggota. Selain itu, KSU BMT Bntoro Madani didirikan dengan tujuan meningkatkan dan mengembangkan ekonomi umat

Praktik pengalaman lapangan (PPL) yang telah di laksanakan di KSU BMT Bintoro Madani demak merupakan pengalaman yang berharga karena penulis dapat merasakan sebuah kenyataan yang sesungguhnya yang terjadi di KSU BMT Bintoro Madani Demak mulai dari terjun ke pasar-pasar, penarikan, mendatangi amggota untuk menabung, menghitung uang, outner, dan lain sebaginya. Selain itu penulis di harapkan dapat mengenal lembaga keuangan syariah sacara dekat sebagai kompetensi mahasiswa program study ekonomi islam.

2. Saran

Dalam hal penulis akan sedikit memberikan saran yang sifatnya konsruktif kepada pihak lembaga demi perkembangan KSU BMT Bintoro Madani Demak yaitu:

a. Evaluasi secara rutinitas terhadap keberhasilan strategi yang telah digunakan sehingga seluruh kebijakan dapat terpantau dan terencana disesuaikan perkembangan dengan tetap mengacu pada sistem syari'ah pada KSU BMT Bintoro Madani Demak.

b. Selalu melakukan perbaikan 'terhadap sistem yang dilakukan secara syari'ah karena sebagai pembeda yang mencolok dari sistem atau lembaga keuangan umum.

c. Di harapkan seluruh komponen yang ada di BMT Bintoro Madani harus mengetahui profil/ jadi diri lembaga itu sendiri, tidak hanya sebagian saja.

3. Penutup

Demikianlah laporan yang saya buat selama PPL di KSU BMT Bintoro Madani, penulis menyadari bahwa dalam penusunan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu saya (penulis) mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi sempurnanya laporan ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya. Amiin Ya robbal alamiin….



Lampiran-Lampiran

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar